Rabu, 09 November 2016

Motivasi ku



Saya sangat beruntung masih memiliki orangtua yang lengkap dan dipenuhi rasa kasih sayang dan perhatian.
orangtua saya adalah orang tua yang hebat, yang mampu menyekolahkan anak-anaknya dengan hasil tetesan keringat mereka. 

Kedua  Orangtua saya adalah sosok panutan saya. Mereka adalah orang pertama yang saya tiru semua gerak geriknya saat masih menjadi anak-anak. mereka adalah dunia saya, idola sekaligus pahlawan saya saat itu. hingga saat ini segala tingkah laku dan nasehatnya menjadi panutan dan tuntunan untuk hidup saya agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Tanpa kasih sayang, perhatian, dan dasar hidup yang mereka tanamkan, saya bukanlah siapa siapa. Mereka tulus dan tanpa pamrih mendidik dan membesarkan saya dan adik saya, waktu dan tenaga yang telah meraka gunakan untuk memenuhi semua kebutuhan anak-anaknya, demi melihat masa depan anak-anaknya yang lebih baik dari yang mereka punya.

kedua orangtua saya adalah sosok pasangan yang menurut saya serasi.Ayah saya adalah sosok ayah yang sangat saya kagumi. ia tegas dalam mengajarkan sebuah akidah dan selalu mengajarkan keikhlasan dan kesabaran dalam melakukan segala kegiatan. sedangkan ibu saya adalah sosok ibu yag penuh perhatian dan sangat memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Beliau tak pernah lelah menghadapi tingkah nakal dari anak-anaknya.

Video berikut merupakan salah satu bukti ketulusan ayah terhadap anaknya. walaupun Beliau memiliki kekurangan tetapi Beliau sangat menyayangi anaknya dengan segenap jiwa dan raganya..

Semoga Saya dan Kalian semua bisa termotivasi dan mengambil hikmah dari video yang akan kita tonton.Tetaplah menjadi anak yang selalu berbakti, yang diliputi rasa patuh, kasih sayang dan perhatian dan bisa meluangkan waktu untuk mendoakan mereka setiap saat.

Selamat menyaksikan.. 




Didunia ini menyimpan sejuta kisah, misteri dan hal hal yang terkadang menjadi sebuah imbal balik bagi apa yang kita perbuat selama kita hidup. Ketika kita menanam benih kebaikan dimana-dimana, maka kebaikan-kebaikan itu akan tumbuh walau tanpa kita sadari. Memang ada benarnya pepatah yang mengatakan bahwa apa yang kita tanam akan kita tuai. Cepat atau lambat manusia pasti akan mendapatkan balasan atas apa yang  telah diperbuat



Oleh karena itu saya sangat memegang erat dan tersugesti dengan kutipan

“Apa yang kamu tanam itulah yang akan kamu tuai, sekecil apapun kebaikan atau keburukan (perlakuan yang tidak baik) maka tanpa kamu sadari suatu saat apa yang tanam tersebut akan kamu dapatkan atau kembali kepadamu. “

Sugesti itu melekat kuat di diri saya, sehingga saya berhati-hati dalam bertindak, berucap dan juga dalam mengambil keputusan.

Saya sangat percaya bahwa menanam kebajikan, akan mendapat buah yang baik. Orang yang telah berbuat banyak kebaikan pada kehidupannya pasti mendapat balasan yang baik pula walaupun memang terkadang tidak langsung kepada diri kita namun balasan ini pasti akan datang. Apapun yang dikerjakan selalu lancar, mendapat sesuai yang diinginkan.



Tetaplah berbagi kebaikan disetiap langkah kita, dengan niat dan tanpa mengharap imbalan dan balasan. karena sejatinya manusia itu selalu ingin menjadi yang lebih baik.



Semoga video ini dapat memotivasi kita untuk selalu melakukan kebaikan..



 

Sebagai manusia yang baik, pasti pernah membantu oranglain. ada rasa kebahagian tersendiri dalam hati setelah  saya melihat orang yang saya bantu tersenyum.  Dan saya pun menyimpulkan bahwa membantu orang lain tidak hanya memberi kebahagiaan kepada orang yang dibantu, tetapi juga bagi siapa saja yang memberikan bantuan.

Membantu tidak harus dengan materi, berikan apapun yang dapat diberikan, tenaga dan pikiran juga merupakan bantuan. Ucapan terimakasih dari seseorang merupakan rasa syukurnya sekaligus akan menjadi rasa kebahagiaan bagi kita yang menolong.

Maka teruskanlah berbagi, memberi dan terus memberi akan mendatangkan kebahagiaan secara terus menerus. Saya masih terngiang nasehat dari salah satu guru SMA saya bahwa “kebahagiaan itu bagaikan sebuah tanaman. harus disiramsetiap hari dengan sikap dan tindakan memberi”

Jadi selama masih hidup di dunia dan jika usia kita masih muda, jangan sia-siakan waktu untuk terus berusaha berbuat baik sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Semoga video dibawah ini mampu menginspirasi kita untuk selalu membantu dan menolong orang lain..
Selamat menyaksikan














Senin, 17 Oktober 2016

Sebelum Memakai Toga Wisuda, 8 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan Saat Jadi Mahasiswa



jadi sarjana mungkin cuman sekali, momen wisuda juga cuman sekali. Tapi buat jalanin proses 4 tahun itu butuh waktu yang panjang loh. Mulai dari diterima jadi maba dan pake almamater sampek pake toga saat dilepas oleh rektor. Kuliah cuman nyelesaiin kredit mungkin akan mengantarkanmu pada wisuda yang cepat dan bisa jadi jadi lulusan dengan IPK tertinggi. Tapi sebenarnya banyak loh hal yang sebenarnya gak akan kamu dapetin saat tidak menjadi mahasiswa S1.


Baca Selengkapnya...

Pentingnya Etika Dalam Berinternet

Perkembangan internet yang begitu pesat menuntut dibuatkannya aturan – aturan atau etika beraktifitas di dalamnya. yuk kita baca dan pahami apa saja etika dalam berinternet? klik link di bawah ini dan baca dengan penuh seksama..
karena dengan membaca , makin banyak ilmu 
Etika Dalam Berinternet

Kamis, 06 Oktober 2016

ppt materi pembelajaran wujud benda

Bagi kalian yang pengen tahu materi mengenai perubahan wujud benda, dan ada berapa jenis wujud benda itu ?
yuk klik link di bawah ini..
kita belajar bersama,,
karena dengan membaca, makin banyak ilmu

materi perubahan wujud benda



Hijab Bukan Sekadar Kain Penutup Kepala. Tapi Sesuatu yang Seharusnya Bisa Menjauhkanmu Dari Dosa



    “Dia pakai jilbab tapi kelakuannya begitu banget?”

    “Percuma pakai jilbab kalau kelakuan masih blangsak begitu. Mending gue deh, apa adanya.”


Barangkali kamu tidak asing dengan komentar-komentar semacam itu. Barangkali salah satu temanmu (atau mungkin kamu sendiri) gemar melontarkan komentar semacam itu kepada orang yang menurutmu sikapnya tidak mencerminkan seorang yang alim.

Mau tidak mau kita harus menerima bahwa hijab merupakan simbol agama. Pemakaianya identik dengan orang-orang yang berniat melaksanakan perintah agama. Meskipun salah bila mengasosiasikan menilai hijab berdasarkan kelakuan seseorang yang menurutmu kurang sopan, karena yang buruk adalah orangnya bukan hijabnya. Namun tidak bisa disalahkan pula bila seseorang menaruh ekspekstasi alim dan suci kepada perempuan-perempuan berhijab. Sebab dari segi esensinya, hijab memang seharusnya menjadi pengontrol segala perilaku. Tak sekadar menjadi aksesoris yang dipadu-padankan ketika memilih baju.
Hijab telah menjadi semacam aliran fashion. Banyak yang berlomba mengenakannya hanya agar terlihat gaya

Baca Selengkapnya...